KSAL TNI Laksamana Yudo Margono Bakal Jabat Panglima TNI?

by -23 Views
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono

Purwakdasinews.id – Pada Desember 2022 mendatang, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun. Jendral Adika Perkasa sudah menjabat sejak dilantik Presiden Jokowi pada 17 November 2021 lalu.

Calon pengganti Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI sudah disiapkan Presiden Joko Widodo yang akan diajukan ke Komisi I DPR. Namun, nama calon Panglima TNI masih dirahasiakan.

“Segera kita siapkan penggantinya. Nama sudah semua ada di kantong, kan memang harus dari kepala staf, nanti segera dipilih,” kata Jokowi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dilansir Tempo.co, pada Senin, (7/11/2022).

banner 300x300

Jenderal TNI Andika Perkasa sendiri merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987. Dia pernah menduduki sejumlah jabatan penting di TNI Angkatan Darat, seperti Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad), Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

Baca Juga  Dongkrak Produksi Beras, Kementan Optimalkan Potensi Lahan Rawa

Dinukil waspada.co, saat ini ada tiga kandidat kuat yang akan bisa naik menjadi Panglima TNI. Mereka adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Dari ketiga nama ini hanya Jenderal Dudung yang merupakan pendatang baru dalam bursa calon Panglima TNI. Sisanya dua lain adalah calon lama yang sempat bersaing dengan Jenderal TNI Andika Perkasa dalam saat bursa calon Panglima TNI tahun lalu.

Sebelum keputusan Jokowi memilih nama Andika Perkasa, nama Laksamana TNI Yudo Margono sempat menguat sebagai calon Panglima TNI kala itu. Sebab berdasarkan kebiasaan atau tradisi yang ada, saat itu adalah jatah dari matra Angkatan Laut yang memegang komando tertinggi di TNI. Namun saat itu garis tanggan berkata lain, dan akhirnya Jokowi memilih Jenderal TNI Andika Perkasa yang berasal dari matra Angkatan Darat untuk memegang tongkat Panglima TNI.

Baca Juga  Pembangunan Masjid Agung Sejak 2016 Masih Belum Beres, ini Temuan Komisi III DPRD Kota Bogor

Pergantian Panglima TNI sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. Dalam undang-undang itu menyebut bahwa jabatan panglima dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

“Jabatan Panglima sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap-tiap Angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan,” bunyi pasal 13 ayat 4 UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. (Tempo.co/Waspada.co/Nesto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *